Revoluzine Blogger


Diberdayakan oleh Blogger.

PANORAMA ANGIN BERHEMBUS | KOTA SOLOK


Sekilas terdengar seperti bukan nama dari suatu tempat. Tapi jangan salah, Panorama Angin Berhembus ini merupakan sebuah lokasi objek wisata alam yang menghadirkan pemandangan alam yang indah dan sangat cocok untuk bersantai sembari melepas penat dalam rutinitas sehari-hari.

Lokasi dan Transportasi

Untuk menemukan objek wisata Panorama Angin Berhembus ini, anda bisa menuju Nagari Aripan yang berjarak hanya sekitar 6 kilometer dari pusat Kota Solok atau hanya memakan waktu kurang lebih 30 menit untuk tiba ke lokasi yang menawan ini.

Dalam perjalanan anda menuju lokasi Panorama Angin Berhembus, sebaiknya anda menggunakkan kendaraan pribadi saja, karena sulitnya angkutan umum yang ada di sekitar sini, apalagi saat anda bermaksud untuk pulang. Nah, jika di tempuh dari pusat Kota Solok, anda bisa menuju ke arah utara.

Untuk mencapai Nagari Aripan, selanjutnya anda bisa melewati wilayah Laing terlebih dahulu, tak jauh anda akan tiba di Nagari Aripan ini. Selanjutnya, bukanlah hal yang sulit untuk menemukan lokasi dari Panorama Angin Berhembus.

Wisata

Panorama Angin Berhembus, merupakan objek wisata yang menawarkan penyejuk mata dengan indahnya hamparan kota Solok yang terbentang dari ketinggian. Jika di samakan dengan objek wisata yang cukup terkenal di mata wisatawan, Panorama Angin Berhembus ini bisa di mirip-miripkan dengan Bukit Bintang di Yogyakarta. Panorama Angin Berhembus ini, juga merupakan titik tertinggi di Kota Solok sehingga anda bisa melihat keindahan kota tanpa terhalang bangunan-bangunan lain.

Objek wisata yang satu ini, akan sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan ketika akhir pekan tiba, karena memang sangat cocok untuk menjadi tempat mengistirahatkan pikiran pada hari-hari libur. Apalagi, untuk berwisata dan bersantai di tempat ini juga bebas biaya. Sehingga bisa menghemat biaya wisata anda.

Di sisi timur tempat ini, anda akan melihat keindahan Danau Singkarak yang menjadi objek wisata andalan Kota Solok. Dari atas sini, anda bisa melihat Danau Terbesar kedua di Sumatera ini secara penuh beserta lekukan-lekukannya yang tampak membiru.

Di sisi lain, hamparan sawah-sawah penduduk yang menghijau mampu memberikan kesejukan bagi mata anda. Dari atas Panorama Angin Berhembus, anda juga bisa melihat gagahnya Gunung Marapi dan Gunung Talang dari kejauhan.

Nah, jika anda datang pada pagi ataupun sore hari, anda bisa melihat detik-detik saat matahari terbit ataupun matahari tenggelam. Suasananya akan tampak lebih indah jika berada di tempat yang mempesona dan alami seperti ini. Tak kalah lagi pada malam hari.

Lampu-lampu kota dan desa tampak indah seperti hamparan bintang yang terlihat berada di bawah anda. Maka dari itu, Panorama Angin Berhembus masih tetap di kunjungi wisatawan walaupun pada malam hari.

Selain itu, di Panorama Angin Berhembus ini, banyak pepohonan yang bisa membuat suasana menjadi rindang. Pepohonan jenis pinus tampak lebih banyak mendominasi wilayah ini. Karena suasana yang demikian, anda bisa menghabiskan waktu anda bersama keluarga maupun teman-teman anda untuk berpiknik sembari memandangi keindahan alamnya.

Tips
  1. Jika anda ingin suasana yang lebih tenang, anda bisa datang pada pagi hari. Karena pada jam-jam di pagi hari, Panorama Angin Berhembus belum begitu ramai oleh pengunjung, selain itu, udaranya juga terasa lebih segar.
  2. Jika anda ingin melihat pemandangan yang lebih mempesona, anda bisa sedikit berjalan sekitar 3 kilometer ke arah perkebunan masyarakat. Anda bisa menggunakkan kendaraan, tetapi jalannya kurang mulus. Karena berupa aspal kasar dan berkerikil. Dari tempat yang satu ini, anda bisa melihat lebih luas lagi tanpa terhalang pepohonan.
  3. Sebaiknya bawalah makanan sendiri agar lebih hemat. Apalagi anda bisa sambil berpiknik. Jadi jangan lupa bawa tikar atau alas duduk sendiri, karena tempat duduk yang ada di Panorama Angin Berhembus cukup terbatas, apalagi jika tempat ini sedang ramai oleh wisatawan.
  4. Bawalah barang bawaan anda secukupnya agar tidak menyulitkan anda untuk berkeliling di sekitaran Panorama Angin Berhembus.
Nah, bukankah tempat ini merupakan sebuah lokasi wisata yang sangat cocok untuk bersantai dan menikmati indahnya alam. Apalagi ditemani dengan semilir angin yang berhembus sehingga sangat menyejukkan suasana. Maka dari itu, tempat ini sangat cocok untuk anda menikmati alam. Jadi, masukkan objek wisata Panorama Angin Berhembus sebagai salah satu tujuan wisata anda di Kota Solok. Sampai jumpa di Kota Solok.

WISATA KANDI | SAWAH LUNTO


Resort Wisata Kandi Sawahlunto memilki total area +400 ha. Bekas areal penambangan itu kini dikembangkan menjadi kawasan wisata. Disini terdapat berbagai objek wisata. Sebut saja Danau Wisata Kandi, Taman Satwa dengan Danau Tandikek-nya yang lengkap dengan aneka sarana wisata air, Arena Pacuan Kuda bertaraf Nasional, Arena Road Race, Motor Cross. Bagi wisatawan yang hobinya beternak juga dapat mengeunjungi peternakan sapi dan kuda.

Taman Satwa Kandi (TSK) dengan luas areal +5 ha, berada dalam satu Resort Wisata Kandi yang memilki total area +300 ha. Taman Satwa Kandi di Kota Sawahlunto sudah dikembangkan sejak tahun 2006, disini wisatawan dapat menjumpai beraneka ragam dan warna satwa.

Taman Satwa Kandi dilengkapi dengan berbagai permainan keluarga. Arenaoutbound dan permainan anak-anak. Disini tidak hanya ada gajah tunggangan, tapi juga kuda yang akan mengajak wisatawan mengitari Taman Satwa hingga ke Danau Wisata yang masih dalam kawasan.

Taman Satwa, Danau Wisata dan out bound serta aneka permainan anak-anak sengaja dihadirkan dalam satu paket agar kunjungan wisatawan semakin berkesan. Lihat dan nikmatilah berbagai fasilitas wisata air mulai dari kereta air,banana boat, single-double kayak, speed boat. Apalagi dekat Dermaga terdapat Plaza yang berhadapan langsung dengan danau dan Taman Satwa. Di Plaza ini digelar berbagai hiburan yang dapat dinikmati langsung dari arena Plaza, atau dari atas danau sambil mengendarai berbagai sarana wisata air, atau sambil beristirahat santai di gazebo-gazebo yang tersedia.

WATER BOOM | SAWAH LUNTO



Berawal dari pemandian para pejabat dan Putra-puteri Belanda. Pemandian Air Dingin tahun 2001 kembali ditata menjadi kolam renang dengan nama Kolam Renang Air Dingin. Dan tahun 2006 kolam renang ini diditingkatkan menjadi Objek Wisata Water Boom yang dilengkapi berbagai fasilitas seperti: Pujasera (Food Court), Gazebo (Permanent dan Tradisional), Taman, Arena Outbond (Flying Fox, V-Bridge, Spider Web). Semua itu dihadirkan untuk kenyamanan dan kepuasan para wisatawan. Sekarang telah beroperasi Water Boom II masih dalam satu kawasan dengan luas total areal pengembangan + 5 ha, termasuk agrowisata dan berbagai sarana hiburan lainnya

Sekarang sudah ada Water Boom 2 dengan fasilitas :
  1. High Speed Water, SlideBagi pengunjung yang bernyali.
  2. Sanca Snake Water, SlideDengan Panjang 118 M, siap menguji adrenalin anda.
  3. Kiddie Water Slide, Khusus untuk anak-anak.
Event mingguan di Water Boom:
  1. Lomba Tangkap Ikan
  2. Lomba Ember Tumpah
  3. Lomba Gebuk Bantal
  4. Lomba Basket Kolam
  5. Lomba Renang
Dan banyak game lainnya disajakan khusus buat pengunjung. Pemenang akan mendapatkan hadiah cuma2 dan hiburan musik tiap minggu kedua setiap bulannya.

MUSEUM LUBANG TAMBANG MBAH SURO | SAWAH LUNTO




Lubang Mbah Suro, merupakan nama yang diberikan kepada sebuah bekas lubang tambang yang berada di Kota Sawahlunto. Ini lubang tambang pertama di Sawahlunto yang dibangun tahun 1896 oleh ”orang rantai” yang dipimpin Mbah Suro. Panjang lubang ini mencapai ratusan meter, tetapi baru 186 meter yang dipugar, dibersihkan dan diberi blower udara untuk menambah oksigen serta dilengkapi kamera pengintai (CCTV) yang bisa dipantau petugas di Gedung Info Box.

Pak Win, penjaga tempat ini dulunya supir truk pengangkut batubara di PTBA UPO dan terkena pensiun dini. Ia memimpin proyek pembukaan lubang tambang dan akhirnya menjadi “juru kunci”. Lebar lubang tambang ini 2 meter dan ketinggiannya 2 meter. Dulu lorong ini untuk mengangkut batubara dari lokasi penambangan di bawah kota Sawahlunto. Lorong ini bahkan bisa tembus hingga Pusat Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang kini menjadi Masjid Raya yang berjarak 900 meter, namun baru dipugar 186 meter dengan kedalaman 15 meter dari permukaan tanah. Menurut Pak Win, pemugaran dilakukan 22 hari, membersihkan lumpur serta memompa air yang amat banyak, lalu membuat aliran air dan paving blok untuk dasar lantai. Dinding lubang tambang sebagian besar batubara kualitas super dan sebagian lagi bata. Air masih menetes dari celah dinding batubara dan membasahi kepala.


Saat membuka lubang ini dulu semua yang ditemukan harus diserahkan ke museum, di tempat ini ditemukan tulang paha manusia, dan kemudian diserahkan. Malamnya, mulai dari Kepala Museum Rika Cheris dan pekerja kedatangan mimpi yang sama, orang rantai yang meminta tulangnya dikuburkan secara Islam di pekuburan orang rantai di atas bukit.

Lorong lubang Mbah Suro ini berakhir di seberang jalan raya. Disebelah lubang tambang, ada Museum Gudang Ransum. Mulai dari foto-foto, bekas rantai yang merantai kaki dan tangan serta batu nisan tanpa nama lengkap dalam museum tersebut. 


Jadi di lubang tambang mbah suro ini selain tempat berwisata, kita juga bisa menambah ilmu tentang perjalanan nenek moyang kita dahulu yang bekerja di tambang tersebut, serta dapat merasakan suasana lubang tambang batu bara yang alami.

Facebook Twitter RSS